Doublebass itu alat musik apa sih?

Kenapa saya membuat tulisan ini?

Saking banyaknya teman-teman di FB dan Lingkungan musik yang bertanya sama saya, saya terpikir membuat catatan pengetahuan saya tentang alat musik kontrabas.

Doublebass?

Oke, mungkin masih banyak yang nggak ngerti istilah doublebass, mungkin lebih familiar dengan sebutan Upright Bass, Contrabass, Kontrabas, Acoustic Bass, Bass Betot, sebenarnya semua sebutan  itu mengacu pada benda yang sama.

wp-1486212654935.jpg

Ukurannya?

Ada 3 Ukuran yang paling umum digunakan oleh para musisi baik yang semi-pro maupun profesional, diantaranya adalah:

  • 4/4 (Full Size)
  • 3/4
  • 1/2

beberapa ukuran lain ada yang pernah saya pakai yakni 7/8 dan juga 5/4 (saya juga ngga ngerti asalnya ukuran ini darimana nanti saya cari tahu lagi) tapi yang jelas waktu itu saya ukur dan bandingkan dengan bass-bass yang umum tadi memang ada beberapa perbedaan dari skala sampai tinggi body.

Fungsi

Dalam Ensemble musik, kita bisa jumpai alat musik ini mengisi pada rhythm section band maupun strings section pada orchestra. karena suaranya bernada satu oktaf lebih rendah dari not yang tertulis maka alat ini termasuk kedalam transposed instrument.

 

 

 

 

Advertisements

Tips berlatih alat musik

1. Target

Tetapkan target yang ingin dicapai, misalnya anda pianis ingin mencoba teknik baru yakni membunyikan not stacato berarti yang mesti anda latih teknik ini saja sampai bisa.
2. Tempo!

Mulailah dengan tempo yang lambat, misalnya 60 Bpm, lalu Biasakan diri dengan tempo tersebut sampai otot motorik kita nyaman dalam kondisi itu, lalu naikan sedikit demi sedikit misal per 5 Bpm dengan materi latihan yang sama.

3. Rekam!

Selama proses latihan kadang kita hanya fokus pada teknik atau materi yang sedang kita latih. Jangan lupa nantinya mesti mengevaluasi, maka itu kita perlu merekam proses latihan.Dari rekaman tersebut kita bisa menilai hal-hal yang masih kurang enak didengar dan memulai beberapa perbaikan.

Lebih bagus lagi kita rekam berupa video, sehingga kita tahu gesture kita sudah enak dilihat atau belum. Memang agak sedikit effort sih, tapi saya yakin akan sangat berguna.

4. Catatan

Buat catatan perkembangan hasil latihan anda, seperti yang saya bilang pada point no 1, tetapkan target yang ingin dicapai lalu buat jadwal mengenai durasi waktu latihan sampai berapa lama waktu yang anda sediakan untuk diri anda sendiri sampai menguasai teknik tersebut.

5. Praktek!

Kadang praktek bermusik adalah cara yang paling efektif untuk melihat hasil latihan anda. Misalnya anda bermain dalam sebuah ensemble, band atau orchestra, cobalah terapakan sesuai latihanmu.

Tips bermain alat musik drum

Kok drum? Kan situ pemain bass…

Memang benar saya pemain bass, gak boleh ya bahas drummer? Drummer kan jarang main bareng sama drummer lain ya gak? Paling sering sama pemain bass kan? Jawab sendiri deh hehehe.

Saya punya beberapa tips yang kayaknya bermanfaat buat drummer – drummer yang berpikiran terbuka.

1. Drummer harus punya style sendiri

Saya kan pemain bass, tentunya lebih banyak tahu licks & tricks  yang digunakan beberapa drummer. Kalau ada seorang drummer yang sedang ‘ngulik’ drummer idolanya, barangkali koleksi lesson yang dia punya masih kalah banyak dengan yang saya alami ketika bermusik bersama. Beberapa drummer kerap kali meniru idolanya secara persis, Padahal buat saya yang pemain drum itu harus punya style sendiri. Sah-sah aj berkreasi dengan sound, set up dll.

2. Drumer itu harus rapi

Kok Rapi? Apa urusannya sama permainan?. TENANG, Drum Set kan harus ditata; misalnya jarak cymbal tidak terlalu dekat atau terlalu jauh, posisi Tom mesti berjarak sesuai jangkauan tangan, hal ini menunjang efisiensi gerak. 

3. Drumer itu harus jaga stamina 

Karena diantara alat musik lain, drumer itu paling banyak gerak, daya tahan konsentrasi harus dilatih. Kadang beberapa drummer yang saya jumpai kelihatan banget kalau dia malas latihan, tahunya darimana? Misalnya setelah bermain cukup lama, temponya turun atau malah kacau dan tidak stabil konsistensi dinamika pukulannya.

4. Drummer sebaiknya bisa alat musik lain

Dulu waktu masih kuliah, drummer itu wajib belajar piano untuk pengetahuan harmony dan alat musik seperti gitar atau bass untuk memperkaya rhythm. Beberapa drummer yang mainnya enak (menurut saya) biasanya bisa main musik yang enak juga di instrumen lain, jadi ketika dia main drum dia tidak egois memikirkan harus tampak bagus sendiri, namun bisa kerjasama dengan pemain alat musik lain. 

5. Tempo

Paling sebel sama pemain drum yang temponya melambat, biasanya karakter orangnya juga lelet dan gak pede. Kalau karakter orangnya senga dan belagu biasanya suka kecepetan temponya. Tapi saya masih bisa toleransi dengan yang kecepetan dikit, selama dalam batas wajar ya. Kalau melambat itu rasanya kayak lagi berenang tp gk bisa ambil nafas.kalau drummer yang  suka kecepetan itu biasanya orangnya gak sabaran dan buru-buru.

6. Mesti bisa nyanyi

Siapa bilang drummer gak harus bisa nyanyi? Seringnya drummer jadi pengacau sebuah band! Alasannya adalah alat ini paling berisik, kalau drumernya gak bisa nyanyi, dia gak bisa ngepasin volume dan tempo sama penyanyinya dong. Trus kalau dia gak bisa nyanyi, pasti mainnya gak ngegroove, karena dia fokus untuk keluarin licks, fill in, chops.

7. Drummer itu mesti Pede!

Gak usah jadi drummer kalo pemalu, mesti pede supaya pukulannya mantap dan presisi dengan tempo. 

8. Drummer bisa dansa

Musik dan tari tidak bisa dipisahkan, supaya dapat feel sebuah irama seorang drummer harus bisa dansa. Misal rhythm musik latin, mereka harus pernah lihat dan belajar salsa. Kalau tidaj dibuat pengalaman tersebut tidak akan bisa menemukan groove.

9. Drummer harus banyak dengar jenis rhythm. 

Ada beberapa drummer yg memang spesialis rhythm tertentu. Kadang cuma bagua mainkan rhythm musik swing sementara rhythm brazilian samba masih berantakan. Atau kadang suka salah subdivisi rhythm yang harusnya binary malah ternary.

10. Drummer itu harus latihan multitasking

Tidak mudah memang melatih otak untuk split pekerjaan, tapi itu bisa dilatih terutama karena drummer banyak menggunakan seluruh tubuhnya bergerak.

5 Tips Soundcheck 

1. Datang lebih awal

Percaya deh, tidak ada ruginya datang lebih awal karena kita jadi punya waktu luang untuk set up peralatan sekaligus membuat kondisi nyaman ketika manggung nanti, beberapa artis atau band bahkan ada yang memakai jasa crew untuk sekedar   checkline atau menyiapkan properti untuk show.

2. Bergantian

Apabila checkline hendaknya tertib satu persatu, misalnya urutan piano-bass- drum. Tunggu sampai selesai lalu sampai giliran kita dan pemain lain yang belum dapat giliran. Jangan pernah membunyikan alat seperti orang yang sedang show off karena itu akan membuat pusing sound engineer yang sedang menata suara, bermainlah seperti nanti akan tampil.
3. Monitor

Kadang ada saja pemain musik yang setelan speaker monitornya terlalu keras, biasanya gitaris yang memakai banyak effect atau bassist yang memakai pre amp.

Padahal, semakin pelan suara speaker maka semakin jelas dan detail kita mendengar. Saya selalu mengutamakan setelan awal speaker atau ampli dalam kondisi flat dan yang penting tidak feedback.

4.Sound Engineer

Percayakan pada ahlinya, kadang di situasi tertentu seperti music festival dimana satu panggung dipakai bergantian, maka jasa sound engineer untuk membantu meramu musik kita.
5. Mainkan sesuai playlist

Beberapa lagu ada yang dinamika lembut atau keras. Misal lagu  ballad tentunya lebih nyaman kalau dimainkan lembut, biarkan sound engineer menyetel untuk kondisi suara pelan dan lembut agar tetap terdengar jelas, selanjutnya pilihlah lagu yang paling keras dinamikanya agar suara yang dihasilkan tidak memekakkan telinga. 

Tips Bermusik Live Recording

1. Datang lebih awal

Kenapa harus begitu? Soalnya kita butuh waktu untuk set up alat terlebih dahulu, dengan tersedianya waktu tersebut memungkinkan kita untuk mencari sound yang pas, merapikan workstation kita, melatih materi musik yang akan direkam, membahas nuansa musik yang ingin dicapai.

2. Tidur yang cukup

Kadang kondisi lelah atau kurang tidur membuat mood kita jadi agak sedikit cranky dan itu tidak bagus untuk kepentingan recording yang membutuhkan stamina prima. Kondisi letih membuat permainan anda tidak sempurna dan susah berpikir akhirnya ketika preview malah kurang puas dan capeknya jadi dua kali kalau sudah begini.

3. Jangan telat makan

Saya mengerti kalau mau rekaman itu pasti  excited , cuma bahaya juga kalau kurang makan, apalagi ruangan studio biasanya ber AC nanti malah kembung atau ‘masuk angin’. 

4. Siapkan Partitur

Kenapa partitur? Sebagai saran saja meski tidak semua musisi mampu membaca not balok, maka sebagai ganti kita bisa pakai not angka atau sekedar leadsheets berisi chords atau juga tablatur. Fungsinya  sebagai panduan supaya tidak terlalu banyak kesalahan pada saat rekaman, terutama apabila live recording.

5. Fokus

Ketika memulai rekaman, hendaknya berdoa terlebih dahulu supaya dapat suasana hati tenang dan fokus. Kita jangan sekali-kali berpikir untuk berimprovisasi yang tidak diperlukan ketika live recording, mainkan saja sesuai yang tertulis di partitur atau apabila dihafal lakukan saja seperti hasil latihan. Kenapa demikian? Kalau eksekusi “improvisasi” anda kebetulan bagus tidak mengapa, tapi kalau mendaratnya salah dan harus mengulang ditengah jalannya rekaman, sama dengan bencana buang waktu. Meski teknologi rekaman hari ini menyediakan fitur editing yang bisa ‘menghapus’ kesalahan pada rekaman, menurut saya sama sekali tidak keren kalau rekaman seperti itu, karena sejatinya rekaman hanyalah menangkap moment berharga.