Tips Bermusik Live Recording

1. Datang lebih awal

Kenapa harus begitu? Soalnya kita butuh waktu untuk set up alat terlebih dahulu, dengan tersedianya waktu tersebut memungkinkan kita untuk mencari sound yang pas, merapikan workstation kita, melatih materi musik yang akan direkam, membahas nuansa musik yang ingin dicapai.

2. Tidur yang cukup

Kadang kondisi lelah atau kurang tidur membuat mood kita jadi agak sedikit cranky dan itu tidak bagus untuk kepentingan recording yang membutuhkan stamina prima. Kondisi letih membuat permainan anda tidak sempurna dan susah berpikir akhirnya ketika preview malah kurang puas dan capeknya jadi dua kali kalau sudah begini.

3. Jangan telat makan

Saya mengerti kalau mau rekaman itu pasti  excited , cuma bahaya juga kalau kurang makan, apalagi ruangan studio biasanya ber AC nanti malah kembung atau ‘masuk angin’. 

4. Siapkan Partitur

Kenapa partitur? Sebagai saran saja meski tidak semua musisi mampu membaca not balok, maka sebagai ganti kita bisa pakai not angka atau sekedar leadsheets berisi chords atau juga tablatur. Fungsinya  sebagai panduan supaya tidak terlalu banyak kesalahan pada saat rekaman, terutama apabila live recording.

5. Fokus

Ketika memulai rekaman, hendaknya berdoa terlebih dahulu supaya dapat suasana hati tenang dan fokus. Kita jangan sekali-kali berpikir untuk berimprovisasi yang tidak diperlukan ketika live recording, mainkan saja sesuai yang tertulis di partitur atau apabila dihafal lakukan saja seperti hasil latihan. Kenapa demikian? Kalau eksekusi “improvisasi” anda kebetulan bagus tidak mengapa, tapi kalau mendaratnya salah dan harus mengulang ditengah jalannya rekaman, sama dengan bencana buang waktu. Meski teknologi rekaman hari ini menyediakan fitur editing yang bisa ‘menghapus’ kesalahan pada rekaman, menurut saya sama sekali tidak keren kalau rekaman seperti itu, karena sejatinya rekaman hanyalah menangkap moment berharga.